DPRD Soroti PAD Kukar Belum Maksimal
TENGGARONG, Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Kutai Kartanegara belum tergali secara maksimal, imbasnya nilai PAD setiap
tahunnya tidak mengalami peningkatan yang berarti, bahkan malah cenderung
menurun.
Anggota Komisi
II DPRD Kukar Firnadi Ikhsan, banyak potensi yang sebenarnya bisa tergali untuk
menggenjot PAD Kukar. Pemetaan terhadap potensi harus dilakukan supaya nilai
PAD tiap tahun meningkat.
“Kalau dilihat
dari geliat pembangunan dan perkembangan daerah harusnya bisa dipastikan nilai
PAD Kukar bisa meningkat, seperti misalnya pada sektor parkir, pajak rumah
makan/restoran, hotel/penginapan dan lainnya,” beber Firnadi Ikhsan kepada
media poskotakaltimnews, akhir pekan tadi.
Dikatakan
Firnadi Ikhsan, angka PAD Kukar saat ini kurang dari Rp300 miliar. Pada
2012/2013 lalu PAD Kukar bisa tembus diangka Rp350 miliar. Edialnya, angka itu
terus bertambah, bukan malah menurun dratis, sebab sekarang ini nilainya malah
dibawah Rp300 miliar
“Ada yang perlu
dievaluasi dalam proses pemetaan terhadap penggalian potensi PAD Kukar,”
tegasnya.
Ia juga
menambahkan sejumlah perusda milik Pemkab Kukar juga sejauh ini tak mendulang
kontribusi dalam peningkatan PAD Kutai Kartanegara, sebut saja Perusda
Kelisrikan dan Sumber Daya Energi, padahal sebelumnya nilai investasi yang
digelontorkan Pemkab Kukar mencapai angka Rp60 miliar lebih.awi/poskotakaltimnews.com